Featured

.
Powered by Blogger.

0 JURANGSARI ( From Backwoods To a City )

Kita Bagian Dari NKRI
Negara Indonesia
Propinsi Jawa Timur
Kabupaten Mojokerto
Kecamatan Mojosari
Desa Belahantengah
Dusun Jurangsari

Sistem Administrasi
KTP, Pernah terpikir pada saat kita menginjak usia 17 tahun kita diwajibkan memiliki NIK ( Nomor Induk Kependidikan ), Nah.. NIK tersebut dituliskan/ disebutkan dalam beberapa dokumen administrasi kependudukan salah satunya KTP ( Kartu Tanda Penduduk ). Sudah pernah melakukan pengurusan sendiri?. Kalau kita akan berkeluarga/ menikah, harus bisa. Bagaimana?.

Ada RT ( Rukun Tetangga ), sebut saja Pak RT kita datangi dan meminta Surat Pengantar mengurus KTP.. bla-bla-bla..... Jadi. #ohtidak...

Prosedur pengurusan KTP
RT : Surat Pengantar dari Pak RT
RW: Endors Surat Pengantar Tersebut ke Pak RW ( Sebut saja stempel dan tanda tangan pak RW )
Balai Desa: Pengumpulan surat Pengantar dan beberapa syarat yang sudah didapat dari RT/RW
Kecamatan: next step pengurusan ke Kecamatan, yang mungkin sudah ada sistem Pelayanan Satu Pintu.
Jadi Deh.... hehhe.

KTP salah satu dokumen dasar kita hidup di negara Indonesia, Pendataan nya sudah semakin canggih dengan adanya KTP elektronik. Identitas Ganda hampir tidak ada untuk sekarang ini. NIK sebagai nomor tunggal sebagai data kependudukan kita sudah berlaku secara nasional.
Mau Melamar/ Mencari Kerja perusahaan pasti meminta KTP, Mau melamar Pacar, Calon Mertua pasti menanyakan KTP nya mana. iya khan?

Politik-Ekonomi-Sosial-Budaya
Dimana-mana politik akan selalu ada, berkeluarga, bertetangga, Bekerja, Berpacaran ( akh PHP ).
Berasa ngga sich politik ada di Dusun kita?, Apa Hayo ?. 
pernah ada rasa pengelompokan warga saat akan diadakan pemilihan DESA? nah itu adalah salah satu wadah kita ikut yang namanya berpolitik. Si A mendukung Calon Kades Nanas, Si B mendukung Calon Kades Rambutan. Beda Dukungan tetapi tetap satu tujuan yah..

Ekonomi Dusun mayoritas usaha Batu Bata Merah dan Genteng dari tanah liat, Tetapi semenjak negara api menyerang pergeseran usaha sudah masuk beberapa perubahan seperti, Membuka Usaha, Warung kecil2an, Merantau ( Ya ... itu saya ). Dan ada beberapa perusahaan produksi yang sudah ada disekitar kita.

Sosialita makin eksis dengan adanya media sosial seperti Facebook, Instagram. Dan tak lupa juga akan perkembangan jaman yang memungkinkan jaringan internet yang semakin terbuka akan informasi dari luar dusun/desa/ bahkan dari negara api. Cikal bakal terbentuknya AJ Community.

Budaya kita ada banyak, dari main tanah dijadiin gunung, trus dipipisin, main congklak dengan menggali tanah di bawah pohon mangga, bikin kemah di bawah rindangnya pohon Bambu, Membakar belalang setelah musim panen padi, Bendan, dan lain- lain yang saya ingat dulu semasa kecil disana. Dulu kalau kepingin mainan yang tidak bisa kita beli kita bikin sendiri, hahha...

Kita adalah manusia terlahir secara baik oleh ALLAH SWT.
Kita adalah Masyarakat Dusun yang bisa menerima segala perubahan
Kita adalah Orang yang bisa membawa nama baik JURANGSARI
Kita adalah bagian dari NKRI
Read more

0 Total Hadiah 25 Juta Rupiah di Prelo Blog Competition!

Hai,


Perkenalkan aku Windi dari Prelo. Prelo adalah marketplace jual-beli barang berkualitas yang berbasis di Bandung.


Kebetulan saat ini Prelo sedang mengadakan Blog Competition berhadiah total 25 Juta Rupiah. Melalui email ini, aku bermaksud mengundang kamu untuk mengikuti kompetisi tersebut. Prelo Blog Competition ini sudah dimulai sejak 20 April 2017 dan akan berlangsung hingga 20 Mei 2017. Berikut beberapa penjelasan mengenai kompetisinya:


Cara Ikutan:

  1. Download aplikasi Prelo & berikan rating di AppStore atau GooglePlay

  2. Follow semua media sosial Prelo (Facebook, Twitter, dan Instagram)

  3. Buat tulisan di blog kamu mengenai review aplikasi Prelo dengan Tema: Hariku Bersama Prelo

  4. Share mengenai Prelo Blog Competition di media sosial kamu (tombol share terdapat pada link dibawah)

  5. Daftarkan diri kamu di https://prelo.co.id/blog-competition


Hadiah:

  • Juara 1: Uang Tunai Rp5.000.000 + Prelo Balance Rp250.000 +  Prelo Bonus Rp250.000

  • Juara 2: Uang Tunai Rp4,000,000 + Prelo Balance Rp150,000 + Prelo Bonus Rp150.000

  • Juara 3: Uang Tunai Rp3,000,000 + Prelo Balance Rp100,000 + Prelo Bonus Rp100.000

  • 2 Juara Harapan: Uang Tunai @Rp800,000 + Prelo Balance Rp100,000 + Prelo Bonus Rp100.000

  • Prelo Balance sebesar @Rp100,000 untuk 100 Peserta Pertama yang memenuhi kriteria Prelo


Untuk syarat & ketentuan dan informasi lainnya, bisa kamu lihat di https://prelo.co.id/blog-competition. Jika masih ada yang belum jelas atau ingin ditanyakan bisa langsung membalas email ini.


Kami tunggu blogmu terdaftar di Prelo Blog Competition ya!



Cheers.

Read more

0 Clytena Feel

Bahagia itu selalu ada dan banyak macamnya
kita hanya perlu bersyukur dan menyadari bahwa kita selalu memilikinya
meski hanya dalam bentuk paling sederhana.
Begitu kata orang-orang bijak. Tapi bukankah itu juga berarti penyangkalan
bahwa sebetulnya kita hanya diizinkan punya porsi terbatas untuk bahagia?

Kamu tahu?

Terkadang, cukup dengan melihatmu bahagia dari jauh, kutemukan bahagiaku.
Bahagia yang kucari, bukan sebab datang dengan maunya sendiri. Semu, memang.
Tapi setidaknya lebih baik daripada membencimu, bukan?
Bahagia ini seperti dipaksakan, aku tak lagi punya pilihan.
dan menganggap kamu kisah lama yang aku mesti lupa, aku belum pintar melakukannya.

Meski entah ini memang bahagia yang sesungguhnya
atau imajinasiku terlalu terlatih untuk mengada-ada?
Entah dengan melihatmu tersenyum aku juga merasakan yang sama,
 atau semuanya hanya karena aku tak lagi miliki pilihan?

Terkadang lucu, jika memang benar ada wujud bahagia seperti itu.
Padahal kalau boleh jujur, aku ingin bahagiamu yang dibagi denganku.
Kupandang sebuah pohon dengan tatapan penuh kagum.
Sebab, bagaimana bisa ia tetap berdiri tegak,
sementara melihat dedaunan yang selama ini dipertahankannya,
justru jatuh dan kemudian meninggalkan? 

Atau, ini hanya salah satu cara semesta untuk mengajarkanku menjadi lebih kuat?

Kuat itu aku, yang telah lama jauh terjatuh padamu, tahu sakitnya luka,
namun terus mengulanginya saja. Lemah itu kamu, datang sebab terluka, lalu pergi
sebab bosan dijaga.

Barangkali jika ada kekacauan di poros bumi dan semua hal jadi terbalik, aku baru paham caramu yang mudah pergi.
Pun, kamu kelak mengerti caraku yang keras kepala selalu menanti.
Lalu, aku harus ke mana? Tepatnya, aku harus bagaimana?
Menerimamu yang muncul tiba-tiba, dan merelakan begitu saja padahal ingin tak ada? Kamu ingin (si)apa? Seseorang dengan perasaan sekeras batu dan sikap sediam patung?

Sebab, bagaimana mungkin aku mampu untuk terus bertahan melihatmu semudah itu berpaling,
namun harus menjadi yang sangat siap ketika kamu tak menemukan sesiapa lagi untuk berbagi?
Barangkali sejak awal kita tidak seharusnya bertemu. Agar tak ada rasa yang bertamu, agar inginku tak melulu hanya kamu.

Barangkali sejak dulu mestinya kamu yang mencintai aku.
Biar aku jadi yang pintar berlalu,
biar aku jadi yang pura-pura lupa pernah sengaja menyakitimu.
Ah, tapi apa gunanya?

Jika kamu ada di posisiku, apa benar kamu tetap memilihku meski aku tak menoleh padamu?
Bahkan mengkhayalkannya saja aku tak berani.
Tak perlu kamu tahu sesakit apa aku,
yang kuperlu hanya kamu bilang iya untuk cintaku.
Paling tidak, aku sudah pernah mencoba untuk terjatuh,
meski bukan kedua tanganmu yang menangkap hatiku secara utuh.

Memang ada yang hancur dan tidak secara baik tertata,
namun paling tidak aku pernah tahu bagaimana rasanya jatuh cinta.
Meski yang kurasakan ialah tangis untuk keduanya, namun paling tidak aku selangkah lagi menuju masa yang belum ada dan penuh bahagia.

Yang perlu kamu tahu, tetap memilihmu bukanlah pilihan, itu keputusan.
Menyesal bukanlah bagianku, itu bagianmu jika kelak kehilangan aku.
Sebab aku berani bertaruh, belum pernah kamu menemu hati lain yang cukup gila terus menerus berkata bahwa menanti yang tak ada ialah bentuk lain setia.

Ingatlah, jika ia menyakitimu, jangan cari aku.
Sebab nanti, aku yang lebih dulu menemukanmu.

Jika tak kamu temukan aku, tetaplah jangan mencari.
Sebab barangkali yang ingin kamu temukan bukanlah aku,
melainkan dirimu yang lain, yang sejak lama ada padaku.

Maka teruslah jangan aku yang kamu cari,
hanya sebab kamu tak mau merasa sendiri. 

Kuharap saat itu aku telah cukup jadi egois,
dengan menutup rasa dari apapun yang kutahu bisa membuatmu menangis.
Read more

0 MPN G2 ( Pembayaran Pajak ekspor dan Impor )

Sudah tersapu oleh jaman yakni pembayaran pajak impor maupun ekspor secara manual.

 Implementasi pembayaran pajak secara online ini akan dilaksanakan per 1 januari 2016. Tinggal menunggu waktu saja terhadap pembangunan sistem yang terintegrasi antara importir Dan eksportir, beacukai, kemenkeu Dan pos persepsi atau bank tempat pembayaran yang selama ini masih menggunakan cara manual.

Sebenarnya tata cara pembayaran ini sudah diberlakukan di beberapa kantor bea cukai. Nah kedepannya akan diberlakukan secara nasional.

Sekilas tentang sistem yang berjalan saat ini.


Read more

0 Problem with parcel shipping, ID:00781513

Dear Customer,

This is to confirm that one or more of your parcels has been shipped.
Please, open email attachment to print shipment label.

Warm regards,
Wayne Tuttle,
Station Manager.
Read more
====================================================================== ..
 
© NO LIMIT | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger