Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

21 November 2016

Clytena Feel

Bahagia itu selalu ada dan banyak macamnya
kita hanya perlu bersyukur dan menyadari bahwa kita selalu memilikinya
meski hanya dalam bentuk paling sederhana.
Begitu kata orang-orang bijak. Tapi bukankah itu juga berarti penyangkalan
bahwa sebetulnya kita hanya diizinkan punya porsi terbatas untuk bahagia?

Kamu tahu?

Terkadang, cukup dengan melihatmu bahagia dari jauh, kutemukan bahagiaku.
Bahagia yang kucari, bukan sebab datang dengan maunya sendiri. Semu, memang.
Tapi setidaknya lebih baik daripada membencimu, bukan?
Bahagia ini seperti dipaksakan, aku tak lagi punya pilihan.
dan menganggap kamu kisah lama yang aku mesti lupa, aku belum pintar melakukannya.

Meski entah ini memang bahagia yang sesungguhnya
atau imajinasiku terlalu terlatih untuk mengada-ada?
Entah dengan melihatmu tersenyum aku juga merasakan yang sama,
 atau semuanya hanya karena aku tak lagi miliki pilihan?

Terkadang lucu, jika memang benar ada wujud bahagia seperti itu.
Padahal kalau boleh jujur, aku ingin bahagiamu yang dibagi denganku.
Kupandang sebuah pohon dengan tatapan penuh kagum.
Sebab, bagaimana bisa ia tetap berdiri tegak,
sementara melihat dedaunan yang selama ini dipertahankannya,
justru jatuh dan kemudian meninggalkan? 

Atau, ini hanya salah satu cara semesta untuk mengajarkanku menjadi lebih kuat?

Kuat itu aku, yang telah lama jauh terjatuh padamu, tahu sakitnya luka,
namun terus mengulanginya saja. Lemah itu kamu, datang sebab terluka, lalu pergi
sebab bosan dijaga.

Barangkali jika ada kekacauan di poros bumi dan semua hal jadi terbalik, aku baru paham caramu yang mudah pergi.
Pun, kamu kelak mengerti caraku yang keras kepala selalu menanti.
Lalu, aku harus ke mana? Tepatnya, aku harus bagaimana?
Menerimamu yang muncul tiba-tiba, dan merelakan begitu saja padahal ingin tak ada? Kamu ingin (si)apa? Seseorang dengan perasaan sekeras batu dan sikap sediam patung?

Sebab, bagaimana mungkin aku mampu untuk terus bertahan melihatmu semudah itu berpaling,
namun harus menjadi yang sangat siap ketika kamu tak menemukan sesiapa lagi untuk berbagi?
Barangkali sejak awal kita tidak seharusnya bertemu. Agar tak ada rasa yang bertamu, agar inginku tak melulu hanya kamu.

Barangkali sejak dulu mestinya kamu yang mencintai aku.
Biar aku jadi yang pintar berlalu,
biar aku jadi yang pura-pura lupa pernah sengaja menyakitimu.
Ah, tapi apa gunanya?

Jika kamu ada di posisiku, apa benar kamu tetap memilihku meski aku tak menoleh padamu?
Bahkan mengkhayalkannya saja aku tak berani.
Tak perlu kamu tahu sesakit apa aku,
yang kuperlu hanya kamu bilang iya untuk cintaku.
Paling tidak, aku sudah pernah mencoba untuk terjatuh,
meski bukan kedua tanganmu yang menangkap hatiku secara utuh.

Memang ada yang hancur dan tidak secara baik tertata,
namun paling tidak aku pernah tahu bagaimana rasanya jatuh cinta.
Meski yang kurasakan ialah tangis untuk keduanya, namun paling tidak aku selangkah lagi menuju masa yang belum ada dan penuh bahagia.

Yang perlu kamu tahu, tetap memilihmu bukanlah pilihan, itu keputusan.
Menyesal bukanlah bagianku, itu bagianmu jika kelak kehilangan aku.
Sebab aku berani bertaruh, belum pernah kamu menemu hati lain yang cukup gila terus menerus berkata bahwa menanti yang tak ada ialah bentuk lain setia.

Ingatlah, jika ia menyakitimu, jangan cari aku.
Sebab nanti, aku yang lebih dulu menemukanmu.

Jika tak kamu temukan aku, tetaplah jangan mencari.
Sebab barangkali yang ingin kamu temukan bukanlah aku,
melainkan dirimu yang lain, yang sejak lama ada padaku.

Maka teruslah jangan aku yang kamu cari,
hanya sebab kamu tak mau merasa sendiri. 

Kuharap saat itu aku telah cukup jadi egois,
dengan menutup rasa dari apapun yang kutahu bisa membuatmu menangis.

14 April 2014

Kuatkanlah

Senyumku hilang ditelan waktu
Kesabaranku hilang dihantam egomu
Kasih sayangku tak berguna, aku hanya manusia
Akalku terbang menjelma burung liar, entah kapan kembali ke sangkar
Rasa ku hambar terbunuh oleh gigitanmu sayang
Arti hidup tak lagi berguna, tersayat rapih, terbunuh sendiri
Lisanku membisu tak mampu lagi berucap
Memori terindah adalah engkau menyakitiku
Memori terjelek adalah saat kau berpura- pura menyayangiku
Arus badai melemparkan pikiran
Terbawa arus air menuju ke pantai indah

Ya Rabb... 
Sabarkanlah aku
Kuatkanlah diriku saja
Selalu ingatkan untuk mengingat
Selalu Bukakanlah Cahaya mentari pagi
Agar dapat merasakan embun pagi itu di setiap
Ku terbangun di pagi hari
Ku terjaga dalam gelap malam ini

Semoga semakin suci niatan hati untuk menjadikanmu
Seseorang yang menemani renta ku nanti

21 March 2014

Bodohnya Aku

Rambut penutup wajahmu
Entah jiwa tertutup juga
Nampakkan saja jika tertutup
Indah pasti kan terasa

Energi tertumpah harap tak sia- sia
Rancangan ilahi lah yang indah
Lisan terjaga semoga
Idam idam hati metamorfosis embun pagi
Niat saja menjadikan senjata
ALLAH pasti menemani dalam sanubarimu

10 March 2014

Sebuah Harapan Untuk masa Depanku

Jika nanti kusudah berkeluarga... Saya ingin mempunyai sepasang buah hati. Laki- laki dan perempuan
Untuk anak saya jika yang pertama lahir adalah laki- laki akan ku berikan nama:


Usaamah Sam As'ad

Dan kalo nanti punya buah hati perempuan, Saya ingin memberikan nama:

FAJRA NADA NADIFA


Dan kalo punya istri saya maunya r:       

 "E........................................."



AMIN

07 March 2014

A Love STORe-Y ou BUNDA

Dermaga Cinta malam itu menjadi kenangan

Kuucapkan apa yang ada di hati, Terselimuti kabut tipis embun air laut menguap
Empat mata tersayu kantuk, Terbuka terasa suka...
Inginku peluk dirimu selamanya, Mengajarkan kefeminiman jiwa dalam dirimu
Semoga apa yang kau pinta benar- benar dari dalam hatimu bunda...

Tolong diambilkan OREO yang jatuh dilaut . . . .

31 December 2013

Coretan sang pengembara

Senin, 25 November 2013 Masehi, 20:29 WIB

Rest area hanya menyisakan satu dua pesinggah. Lekuk-lekuk capek masih tergurat di wajah-wajah letih itu. Tak terkecuali saya. Kusut beradu dengan jok kursi bis. *clung. Sebuah pesan masuk di kotak pesan saya. Dari bapak.

          

              “Le, yen sampean bingung menentukan arah, pijaklah satu prinsip

               milik sampean yang pernah sampean sampaikan ke bapak. Jaga

               kedewasaanmu dengan menjaga tanggung jawabmu baik 

               dari segi tindakan ataupun ucapan. Selamat berjuang nggeh”

 

Sebuah jawaban yang tidak spesifik tapi sedikit menenangkan. Bapak selalu seperti itu. Mengembalikan pencarian solusi untuk saya ke saya sendiri jika beliau merasa saya mampu. Softdrink saya aduk perlahan sembari membaca ulang setiap kata dari pesan bapak. Saya ulang pelan dan perlahan seiring minuman yang semakin menyusut di dalam gelas.

 

 

By: Gunawan Wiyogo Siswantoro

Lembang, 25 November 2013

13 February 2013

Way

Jika hati sendiri
Berbagai alasan untuk berganti
Alasan untuk melakukannya terijabah
Indah jalan terberikan sebagai jawaban

Yang tercantik terjebak ragu
Kemampuan diri sulit diterima akal
Terindah menjadi korban pendangkalan emosi
Menjadikan surut motivasi hati

Sabarku tak berbatas mencoba
Hal yang utama bukanlah besaran fana
Yang menjadi sulit termudahkan do'a
Hanya kepadanya aku meminta

Diistilahkan membunuh adalah terbaik daripada menyiksa
Sampaikan saja kerinduan itu sebelum menjadi abu
Ungkapkan saja tak perlu terderita
Tuhan pasti menerima

Show me all the way
Give me all the life
NLOP ( No Limit Of Patient )

14 January 2013

Harap

Terkunci hati ini, hanya pikiran yg berjalan
Tertembus hangat, nuansa hujan ibukota
Tak membeku, tetapi mengeras membatu
Dimanakah kehangatan yg sesungguhnya

Mencari- cari tungku api kecil, yg hangat
Tak terasa masuk ke dalam kobaran, yg membakar
Apa yang berlebih tidak baik, untukku
menunggu menghangat, memanas, membakar sampai jadi abu
Tak terpakai lagi, tak usah lagi masuk dalam kobaran walau hanya mengeringkan badan

Akulah pecundang sejati, berbohong diri
Akulah orang yg kalah, tak sanggup menjaga lagi
Akulah yg lemah, tak kuat membawa beban yang indah
Akulah yg memaksa, menghadirkan kesakitan yg luar biasa
Akulah yg bodoh, tak sanggup merumuskan apa yg terjadi
Akulah yg tersesat, dalam hatimu yg mengharap
SAM ( SR PFZ JK1- B )
0877 8181 4904

04 December 2012

Bayang- Bayang

[00:09.08] Saat kuterlena Dalam buaian mimpi
[00:44.93] Kucoba tuk menghalau Rasa cinta yang pernah ada
[00:53.69] Semakin kuterbawa Oleh pesona dirimu
[01:02.50]
[01:04.16] Saat kuterjaga Dalam hayalan semu
[01:23.25] Kucoba tuk meraih Angan yang mengusik mimpiku
[01:31.66] Tapi ku tak berdaya
[01:37.66]
[01:38.71] Bayang bayangmu kasih
[01:42.50] Slalu hadir dalam gelisahku
[01:47.60] Nada nada asmara
[01:50.46] Kan terhilang sekilas kau ada
[01:55.78] Bayang bayangmu kasih
[01:58.81] Mewarnai asa dalam duka
[02:03.43] Nada nada asmara
[02:06.78] Kan terhilang sekejap kau lepas
[02:14.85]
[02:29.81] Saat ku terbayang Wajah anggun angkuhmu
[02:48.89] Kucoba tuk menjauh Saat - saat dekat denganmu
[02:55.93] Melupakan dirimu
[03:01.55]
[03:02.68] Bayang bayangmu kasih
[03:06.34] Slalu hadir dalam gelisahku
[03:11.19] Nada nada asmara
[03:14.25] Kan terhilang sekilas kau ada
[03:19.82] Bayang bayangmu kasih
[03:23.06] Mewarnai asa dalam duka
[03:27.65] Nada nada asmara
[03:30.57] Kan terhilang sekejap kau lepas
[03:35.11]
[03:37.49] Bayang-bayang slalu ada
[03:39.83] Ketika kupejamkan mataku

NLOP ( No Limit Of Patient )

30 November 2012

Prison of Love

Aku terdiam sendiri
Memanjakan mata oleh kesepian hati
Dikerudungi oleh rasa tak berbekas
Menginginkan siapa yang pantas

Setiap diri terlindungi
Rasa tegar tanpa tangis
Akan memberikan dampak emosi jiwa yang sederhana
Tiap insan pasti punya

Gelap malam sangat pekat
Menghitam silau mengajak mata terpulas
Hampir sinar terpancar redup
Sore hari telah datang memaksa surya sang bulan datang

Venus mencerah berani tampil walau gelap disekitarnya
Mencoba tersenyum terang berharap yang mencarinya datang
Mengabulkan kebahagian diri yang sedang sakit dan tersakiti luka yang mungkin terlupa, yang mungkin termaafkan.
Berharap yang terbaik akan datang ikhlas menghampiri

Ikhlaskan saja semua
Biarkan saja semua
Hadapi saja semua
Sabar saja semua

just for me, not for cell ( prison of love )

20 November 2012

Suara alam tak pernah berbohong, bukan mistis tapi realistis...

Ini bukan untuk para selebritis, untuk semua yang sedang menggunakan emosi jiwa yang tak berguna...

Logika cinta adalah pengorbanan, memaafkan, kesabaran yg tiada batas...
Pesimistis dikala komitmen memudarkan semangat...

Hanya bisa mengucap plan apa yang akan dilakukan, berniat yang esa memberikan jalan untuk kedepannya...

Hari ini adalah realita kehidupan, tak perlu menangis meratapi apa yang telah diperbincangkan, terkesan sadis namun itulah jalan. Agar menjadi orang gila yang seakan tahu segalanya namun dipandang hina...

Hidup dalam dunia tak selamanya indah, rasa sakit pasti ada, tersenyum dalam lamunan sadar ataupun igauan...

Seberapapun pahitnya harus terungkapkan,
Entah untuk apa...
Entak untuk siapa...
Entah untuk dimana...

Melamun sajalah, memikirkan besok...
Berfikiran, apa yang kita lakukan esok, agar ada kopi untuk kita seruput...

Ide cemerlang = ide gila = jalani saja
Pada dasarnya kita semua adalah manusia gila...

WahanaHope 20112012#cool#underCHEERYtree
Sent from my BlackBerry® smartphone lawas

29 October 2012

Inilah cinta

Ya Allah jika aku menikmati cinta kekasih-MU,janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhir-Mu......

Ya Allah jika Kau halalkan aku merindui kekasih-MU,jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu...

Ya Allah engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta kepada- Mu,telah berjumpa dalam ketaatan kepada-MU, telah bersatu dalam dakwah kepada- MU,telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Maka kukuhkanlah ya Allah ikatannya, kekalkanlah cintanya,tunjukkanlah jalannya, penuhilah hati-hati ini dengan nur -MU yang tiada pernah pudar,lapangkanlah dada kami dengan limpahan keimanan kepada-MU dan keindahan bertawakkal di jalan MU..
Sent from my BlackBerry® smartphone lawas

Do'a malam ini

Malam ini, bisikkanlah dalam doamu ….

Tuhanku Yang Maha Pengasih,

Tabahkanlah hatiku yang sedang rapuh ini,
untuk tetap meyakini yang kutahu sebagai yang benar,
untuk ikhlas melakukan yang kutahu harus kulakukan,
untuk sabar menghadapi orang-orang yang sulit,
dan untuk tegar melampaui masalah,
agar aku sampai di padang pembahagiaanku.

Tuhanku,

Hatiku yang letih ini rindu istirahat dalam kedamaian.

Sayangilah aku.

Bangunkanlah aku esok pagi sebagai jiwa baik
yang Kau indahkan rezeki dan cintanya.

Aamiin


Mohon jangan lupa untuk menyertakan 'Aamiin' dari Anda, agar nama indah Anda disertakan dalam daftar penerima berkah jawaban dari doa bersama kita malam ini.

Dan di malam yang indah ini, sampaikanlah juga doa yang khusus bagi keadaan Anda saat ini, agar kami semua dapat turut mengaminkannya.

Semoga Tuhan menguatkan kehidupan kita dengan cinta yang setia dan rezeki yang penuh berkah.

Aamiin
Sent from my BlackBerry® smartphone lawas

17 April 2011

KESENDIRIAN

Terkurung  dalam sendiri... Hati ini
Terselimuti kebekuan udara... Malam ini
Jiwa pun tercabik rindu ingin memelukmu
Ingin mendekapmu, selalu, selamanya............

Hatiku ini terpisah jarak dan waktu
Merindumu disana yang juga sendiri

Jiwa sepi menanti untuk kembali
Melepaskan kangen jiwa terpasung setiamu
Tak kan ada cinta yang lain
Semua ini penantian ini
Hanyalah untukmu kasih


Hatiku ini terpisah jarak dan waktu
Merindumu disana yang juga sendiri

Serasa semesta... Menangis berpisah
Melupakan bahwa kita adalah saling cinta
Menangislah dalam tangis
Tetawalah dalam duka
Semua akan indah saat kita bersama.

Hatiku ini terpisah jarak dan waktu
Merindumu disana yang juga sendiri
Merangkum janji, mengumpulkan jiwa
Ku kan kembali dalam indah

07 April 2011

I know

Harum senja mentari tua
Menghalau penat di empat tingkat kebayoran lama
Tersirat beton menghalau luas
Sehisap tembakau pengirim awan merah jakarta

i know decrease then increase
i
know dark then light
i know you then love you
i meet you friend then be a part of my lifei still remember you friend now and fore
ver, altho become different from the past time.

For you
my life, my love. My friend....

07 March 2011

Cinta Yang Menyembuhkan

oleh Hartawati Rosmery pada 08 Maret 2011 jam 3:14

Jhon dan Jessica telah 7 tahun menikah.mereka saling mencintai,namun jessica menyembunyikan cintanya,karena pernah dilukai oleh pria yang dicintainya.di hari pertama pernikahan mereka, jessica bangun siang dan tidak sempat menyiapkan sarapan.sepulang dari kantor, jessica menyajikan spagetti yang tidak disukai john, tapi jhon memakannya sambil tersenyum.malam itu, di saat jessica terlelap, jhon berdoa,"Tuhan,di hari pertama pernikahan kami jessica bangun kesiangan,sebenarnya aku begitu ingin bercakap-cakap bersamanya di meja makan...."

Di tahun kedua jhon pernah membangunkan jessica untuk berdoa bersama,namun istrinya menolak dan lebih memilih melanjutkan tidurnya,akhirnya ia berdoa seorang diri.saat berjalan-jalan ke taman, jessica menepis rangkulan jhon. jessica melihat kekecewaan dimata suaminya, namun jessica tidak melakukan apapun untuk mengobatinya. Di tahun ketiga mereka mempunyai seorang putra,Mark.sejak itu jessica tidak lagi terbiasa membaca firman Tuhan sebelum tidur bersama dengan jhon.jessica pernah membentak jhon ketika ia lansung menggendong mark tanpa mencuci tangan lebih dulu.Di tahun keempat,jessica lupa untuk membuat makanan kesukaan jhon di hari ulang tahunnya,yaitu Black forest dengan coklat ceri diatasnya.Di tahun kelima jessica sangat marah,bahkan menampar john karena mark sakit setelah mereka pulang dari berenang.jessica mengancam akan meninggalkan jhon apabila terjadi sesuatu dengan mark.jessica melihat butiran air bening mengalir di pipi jhon,namun ia seolah tidak peduli pada perasaan jhon.di rumah sakit jhon berdoa,"Tuhan,tadi jessica menamparku karena lalai menjaga mark sehingga putra kami sakit.belum pernah jessica bersikap sekasar itu padaku.tapi tidak apa-apa,mungkin jessica sangat kauatir terhadap mark.tapi aku begitu terluka saat ia mengatakan akan meninggalkanku...."  Di tahun keenam jessica semakin menjaga jarak dengan jhon setelah kehadiran Rebecca,putri mereka,ia bahkan jarang menemani jhon makan malam.tapi Tuhan tahu bahwa setiap malam setelah jessica terlelap di peraduan,jhon berdoa untuk kebahagiaan istrinya.

Tahun ketujuh,Jessica tidak lagi mengindahkan kebiasaan mencium kening suaminya sebelum berangkat ke kantor. Hari itu,ketika jessica tidak mengucapkan "I Love You" untuk pertama kalinya selama 7 tahun pernikahan mereka,jhon mengalami kecelakaan sampai koma.jessica begitu terguncang dan takut kehilangan jhon yang dicintainya.ia tidak beranjak dari sisi jhon,tangannya menggenggam erat jemari suaminya dan bibirnya terus mengucapkan  "I Love You Jhon".karena begitu sedih dan lelah,akhirnya jessica tertidur.seorang malaikat membawa jessica melihat setiap malam dimana jhon mendoakannya.saat terjaga jessica tersungkur dan minta ampun pada Tuhan dan mohon di beri kesempatan bisa melayani jhon dengan penuh cinta.Mujizat terjadi,jhon sadarkan diri dan jessica lansung mendekap suaminya begitu erat.jhon bisa merasakan cinta yang menyembuhkannya,cinta dari belahan jiwa yang mau diubahkan...

06 March 2011

Tetaplah berbaik

Sumber gambar : Kompasiana
Dan ingatlah selalu wajah siapa yang telah memelihara diri kita ini sampai saat ini, sampai kita sanggup berjalan sendiri dari ketatih- tatihan saat terkecil raga ini. . . maka patutkah kita membiarkan dia tertaih dalam usia saat tak mampu lagi melangkah. apa yang kita lakukan?.

Kelancaran bertutur kata kita, mencerminkan bagaimana dia memberikan pelajaran dari tuna wicara menjadi makhluk bersosial penuh kicauan bermakna, saat itulah beliau membutuhkan penterjemah hati untuk kemalasan lisan sang orang tua tercinta, dimanakah saat itu akan datang kita yang lakukan. Apa?

Disaat kita kecil, laksana raungan macan tak bermakna, dia selaulu mendengarkan kita, tak putus asah memberikan nasehat, nak apa yang kau bicarakan, sekali, dua kali, beribu kali.. Kesabaran penuh diberikan. Balasan pendengaran apa yang bisa kita lakukan kepada saat dia mengucap apa- apa yang tak lagi ada dalam kosakata kita, Apa ?.

Berikanlah selalu do'a- do'a yang baik baginya, kesehatan di usia senja, Terima saja apa yang dia katakan tanpa menolaknya, walau itu salah... karena itu hanya suara yang sudah tak terangkum indah, yang butuh kamus dunia untuk menterjemahkannya.

Kepadamu bapak, emak, nenek, Do'a anakmu selalu menyertaimu dan menghormatimu, selamanya...
Terimakasih kuucapkan kepadamu..... Telah bersabar mendidikku sampai saat ini.
Semoga tetap dilimpahkan Rahman dan rahim kepadamu, Amin....

Atribute to emak n bapak (SatJab)

02 March 2011

Burung Elang dan Burung Pipit

oleh Indah CandRa pada 25 Februari 2011 jam 9:06

Aku melihat ke bawah dan melihat bayangan seekor burung pipit yang sedih dan lemah,
selalu mengepakkan sayap-sayap kecilnya menerpa angin,
dan saat butiran-butiran pasir yang beterbangan menghujam tubuhnya
ia berjuang dengan segenap kemampuannya untuk tetap terbang,
membungkukkan punggungnnya yang telah letih
Aku merasakan diriku bagai burung pipit itu, terbelenggu dan tak berdaya di bumi ini
dan kesedihan menorehkan luka yang dalam pada asa di dalam diriku yang melemah,
Aku telah menihat sebuah gelas yang kosong setengahnya,
yang membuatku begitu putus asa,
Sebenarnya, bagian yang setengahnya yang dituangkan
adalah nektar yang telah lama aku inginkan dan butuhkan,
Aku mennagis dalam hati,
Aku berhenti dan mencium sekuntum mawar tapi pastinya mawar yang salah.
Aku punya jiwa dan spirit tapi telah lama terlupakan
dan jiwa serta spirit itu bahkan tidak saling menyapa.
disaat aku mengerahkan sisa-sisa daya dan keberanianku
ke dalam sayapku yang harus segera aku kepakkan,.
Aku benar2 kehilangan arah dan tujuan yang telah aku tetapkan
Aku benar2 tersesat dimana aku telah ditakdirkan untuk berada
Setiap bidang tanah yang kutandai ada di sini
dan aku semakin tersesat dalam hidup ini.
Dalam gelapnya pengetahuanku akhirnya kutemui harapanku
dalam kebenaran sejati yang sama ssekali tidak kumiliki.
Aku takkan pernah mencapai tempat yang telah ditakdirkan untukku melalui jalan ini
tak peduli upaya, darah, air mata,
keelokan jiwaku,
saat sayap-sayapku terluka oleh makhluk kesedihan yang kuciptakan sendiri.
Dan dalam pengharapan yang hampa ini,
yang terbentuk dari penghinaan namun menyadarkan,
Aku menemukan angin.
Bukan hanya angin tapi angin di dalam angin.
Aku berhenti mengepakkan sayapku, membiarkannya, dan mulai melayang
melambung ke angksa jiwaku yang sejuk dan lembut,
kehidupanku yang sesungguhnya sebenarnya tak perlu dicemaskan.
Segala sesuatu menjadi baru dan aku melayang, kemudian membumbung tinggi,
tak perlu mengepakkan sayap menuju surga,
Sayap-sayapku memeluk langit dan akhirnya
jiwaku mengenal lagi spiritku.
Nektar itu bukan di dalam gelas
karena ia telah dituangkan ke dalam jiwaku
dan mawar yang harum mewangi itu ada dimana-mana.
Aku tak perlu berjuang dan melukai tubuhku karena sekarang aku hidup.
Pasir dan angin turut bersamaku di saat aku terbang,
saudara-saudaraku ada disisiku,
mengusap-usap dan memelukku.
Aku mengamati isi seluruh dunia menghirup dan menghembuskan keindahan murni,
Berat tubuhku menguap bersama napas kelegaan yang kuhembuskan
dan mengisi awan gemawan yang membelai rambutku.
Aku melihat kebawah.
Burung pipit yang sedih itu tidak ada lagi.
Aku hanya melihat rentang lebar sayap seekor elang
berteman dengan angin dan semua angin
di mana elang selalu menjadi bagiannya

01 March 2011

Just for you

STASIUN MOJOKERTO EKA CAHYA & SAM

Sinaran surya di pagi hari, terhangat dari hal yang pernah dialami, serasa ingin memeluknya
CAHYA indah di timur jawa menantikan kehadiran kekasih tercinta
Maaf sayang ku tak dapat datang di saat engkau mengharapkanku, di saat kau merinduku
Hanya barisan kalimat ini yg bisa aku berikan, untuk saat ini

Ku yakin kasih sayangmu tak kan pudar tersapu angin kerinduan
Tak kan rapuh terterik sinar matahari
Tak kan hilang arah dikala gelap malam menyapa
Tak kan letih mengejar harapan.

Karena ku yakin engkaulah insan yang tercipta untukku
Menemaniku, dulu, sekarang dan yang akan datang.
Tetaplah dalam kerinduan itu yang ada aku disitu
Tetaplah bersabar menanti, segalanya akan mendapat tempat yang layak suatu saat nanti...

Harapku padamu, tetaplah memancarkan CAHYA mu kepada semua.
Tapi ingat, jaga diri, jaga hati, jaga emosi.......

Bersamamu kurasakan cinta...
Bersamamu kurasakan rindu....
Bersamamu kurasakan sesuatu...
Yang tak pernah kurasakan .... sebelumnya.......

Attribute to KANAI from me

26 January 2011

Mario Teguh QUOTES

Tidak ada orang
yang sebagaimana pun gagahnya,
yang tidak pernah berdoa
dalam ketakutan karena ancaman
terhadap kebaikan hidup
dan keselamatan jiwanya.

Rasa takut adalah rahmat
yang mendekatkan kita kepada Tuhan,
yang mengharuskan penyerahan total
kepada kekuasaan dan perlindungan-Nya

Jika kita bersama Tuhan,
kekalahan pun adalah sebuah kemenangan.

Keberanian adalah rasa takut yang meyakini doanya.

Mario Teguh